Kenikmatan beribadah itu diibaratkan seperti kita memakan madu. Madu itu akan terasa manis jika kita memakannya dalam keadaan tubuh yang sehat. Namun sebaliknya, jika tubuh kita sedang sakit maka madu yang rasanya manis akan terasa pahit ketika kita makan. Begitu juga dengan ibadah. Esensi beribadah seperti kita menikmati madu yang manis. Tubuh yang sehat atau sakit diibaratkan dengan perilaku kita dalam menjalani kehidupan. Bila kita merasa kurang nikmat bahkan tidak khusuk dalam beribadah berarti ada yang salah dengan perbuatan kita selama ini. Berarti tubuh kita tidak sehat. Perilaku kita tidak sehat. Sehingga kita tidak menikmati esensi dari ibadah itu sendiri.

by pesan dari khotib jumat